Tip Sukses Berkarier di Dunia Film


Tip Sukses Berkarier di Dunia Film

Mirip seperti jenjang karier lainnya, untuk sukses berkarier di dunia film kita juga perlu melewati tahap-tahapnya. Berikut tips bila kamu ingin bergabung dalam industri perfilman,

1. Belajar singkat. Bukan lulusan sekolah perfilman? Industri film memang punya segudang istilah yang perlu kita mengerti agar mudah beradaptasi. Tenang, bukan berarti lulusan dari jurusan lain tak bisa eksis dalam industri ini. Sudah banyak kok sekolah film singkat tentang industri film yang bisa kita ikuti agar lebih familiar dengan dunia film.

2. Buat film. Apapun profesi yang kita tuju, terutama dalam dunia film, sebaiknya sertakan contoh karya saat mengirimkan CV. Misalnya, kita ingin menjadi script writer, coba tulis sebuah cerita pendek dengan gaya narasi ala penulis naskah. Bila ingin menjadi asisten sutradara, coba deh buat film pendek berdurasi 5-10 menit untuk menunjukkan potensi kita.

3. Perkaya networking. Kenal dengan banyak kru film adalah kunci sukses dalam industri ini. Misalnya, kita telah dipercaya oleh sutradara A untuk ikut dalam proyek filmnya, bila hasil kerja dan sikap kita memuaskan, maka bukan tak mungkin ia akan mengajak dalam proyek yang lain. Manfaatkan juga sosial media untuk mem-publish resume karya-karya kita agar nama kita cepat dikenal.

4. Siap jam kerja panjang. Proses produksi film butuh waktu lama, berbulan-bulan hingga tahunan. Tempatnya pun bisa berbeda-beda, bisa jadi hingga ke pelosok desa. Jadi, jangan kaget bila selama produksi kita jauh dari rumah, sebab ini sudah menjadi konsekuensi mutlak  para pekerja film.

 

5 Tantangan Saat Bekerja dari Rumah


5 Tantangan Saat Bekerja dari Rumah

Pekerjaan di kantor yang seakan tak pernah ada habisnya membuat energi Anda akan habis terkuras. Setelah menimbang-nimbang, langkah untuk memulai bekerja dari rumah bisa menjadi alternatif pemecah masalah.

Masih banyak, kok, pekerjaan yang bisa kita kerjakan dari rumah. Contohnya dengan menjadi freelancer  di bidang yang Anda minati, misalnya menjadi penulis, pengalih bahasa, desainer, pengelola sosial media perusahaan, dan masih banyak contoh lainnya. Dengan bermodalkan laptop dan koneksi internet di rumah, Anda sudah bisa meraup rupiah. Tapi, benarkah sesederhana itu?

Sebelum benar-benar memutuskan resign  dari kantor, sebaiknya pertimbangkan tantangan saat bekerja dari rumah.

1. Atur Waktu
Banyak anggapan bekerja dari rumah memiliki kelebihan dalam hal waktu yang fleksibel dan hemat biaya. Kenyataannya, hal-hal tersebut belum tentu benar. Tak jarang para freelancer  justru kebanjiran order di hari libur. Oleh karena itu, siapkan mental untuk menghadapi perubahan rutinitas dulu sebelum memutuskan bekerja dari rumah. Jangan lupa, atur kembali kebutuhan waktu untuk bekerja dan waktu untuk keluarga.

Tak seperti di lingkungan kantor, bekerja dari rumah penuh dengan “godaan” yang dapat membuat produktivitas berkurang. Teman-teman merajuk minta ditemani belanja, pakaian kotor yang menggunung, atau setumpuk cucian piring, semua bisa menjadi distraksi. Agar tetap disiplin, sangat penting untuk memiliki jam kerja yang jelas.

2. Sudut Kerja
Bayangkan jika Anda bekerja di sofa ruang keluarga dan masih mengenakan piyama, sementara laptop terbuka di meja dan stoples camilan di tangan. Belum lagi, suara televisi bersahut-sahutan dengan suara anggota keluarga lainnya. Pasti konsentrasi Anda sekejap hilang, mood menurun, dan Anda akan berakhir tanpa mengerjakan apa pun.

Bekerja dari rumah bukan berarti Anda tak bisa memiliki kantor. Sulap sebuah ruangan di rumah menjadi kantor pribadi dengan meletakkan perlengkapan kerja seperti laptop, mesin faks, telepon, dan berkas-berkas di sana. Jika perlu, tutup pintu ketika Anda bekerja. Beri pengertian ke orang-orang rumah, terutama buah hati, bahwa Anda sedang bekerja dan tidak bisa diganggu. Bisa juga dengan membuat peraturan yang disepakati bersama.

3. Jadwal Seminggu
Memang, bekerja dari rumah berarti tak ada bos di depan mata yang mengawasi dan memburu-buru pekerjaan Anda. Namun, bekerja dari rumah juga bukan berarti tanpa jadwal kerja yang jelas.

Pastikan Anda memiliki jadwal kerja mingguan yang diturunkan menjadi daftar pekerjaan per hari. Ini memudahkan Anda memetakan pekerjaan. Jika tidak, pekerjaan akan menumpuk dan bukan mustahil di akhir pekan Anda justru tetap harus bekerja. Kuncinya, bekerja dari rumah harus well organized, memiliki manajemen waktu yang baik, serta mampu memotivasi diri sendiri.
4. Tetap Networking
Bekerja dari rumah terkesan monoton dan mengurangi kesempatan Anda bertemu dengan “dunia luar” atau orang-orang baru. Siasati dengan cara keluar dari rumah. Jangan melulu berkomunikasi lewat e-mail atau messenger, tak ada salahnya sesekali membawa laptop kesayangan ke coffee shop favorit, melakukan lunch meeting dengan relasi, atau hangout bersama teman.

Bertatap muka atau setidaknya bertelepon akan menambah ilmu, networking, dan yang terpenting adalah menjadi ajang refreshing setelah lama “terkurung” di rumah. Aktif di dunia media sosial juga dapat memperluas network, kok, misalnya melalui Twitter atau LinkedIn.

5. Pemasukan Tak Tentu
Selain ritme kerja yang berubah, penghasilan Anda juga akan berubah ketika memutuskan bekerja dari rumah. Bisa lebih kecil atau justru lebih besar. Semuanya tak tetap, tergantung banyaknya pengorder. Di bulan ini mungkin Anda akan ramai order, sementara di bulan berikutnya sangat sepi. Belum lagi, transfer honor yang tak tepat waktu pun dapat menghambat pemasukan.

Jalan keluarnya, Anda harus selalu memiliki batas pengeluaran setiap bulan sehingga saat pendapatan jauh di atas angka tersebut, bisa Anda tabung untuk “menyelamatkan” dompet saat sedang minim order.

5 Tanda Anda Butuh Jeda dari Pekerjaan


5 Tanda Anda Butuh Jeda dari Pekerjaan

Setiap orang pernah merasakan kegagalan dalam pekerjaan. Merasa terlalu banyak bekerja, tidak melakukan banyak hal dengan baik, kehilangan kepercayaan diri, bahkan berpikir untuk mencari sebuah pekerjaan baru. Masalahnya, tak sedikit orang yang tak tahu kapan waktu yang tepat bagi mereka untuk mengambil jeda. Berikut adalah lima tanda Anda butuh jeda dari pekerjaan:

1. Anda seharusnya mencintai pekerjaan Anda, namun sekarang, Anda membencinya.
Apakah Anda merasa cemas ketika harus bangun dan kembali bekerja setiap harinya? Apakah sebelumnya hal ini adalah sesuatu yang menyenangkan bagi Anda? Mayoritas dari kita memang menghabiskan sebagian besar waktunya di tempat kerja, jadi jika Anda lantas merasa tidak bahagia, maka jangan ragu untuk mengambil “jeda” untuk mengatasinya.

2. Atasan sering menegur Anda
Apakah atasan sering menegur dan menyarankan untuk memperbaiki pekerjaan Anda? Jika ya, dan Anda tetap tidak menunjukkan adanya perbaikan yang berarti, inilah saatnya untuk menilai apakah Anda memang benar-benar cocok untuk bekerja di bidang tersebut. Mengambil jeda sejenak untuk beristirahat dan berpikir adalah langkah tepat, di samping memikirkan keputusan untuk pindah dan mencari pekerjaan yang sesuai.

3. Anda merasa telah kehilangan momentum penting
Apakah orang terkasih Anda, teman, atau anggota keluarga pernah berbicara tentang kecanduan Anda terhadap pekerjaan? Apakah Anda merasa telah kehilangan momentum penting karena Anda terlalu sibuk bekerja? Mungkin inilah tanda, sudah saatnya Anda untuk pergi dan mengambil jeda untuk melihat apakah apa yang sedang Anda kerjakan ini benar-benar “berharga” seperti yang Anda pikirkan.
4. Anda sedang mengalami sebuah peristiwa atau perubahan besar dalam hidup
Perceraian, kehilangan orang terkasih, perpindahan, kelahiran anak, apa pun yang mengganggu rutinitas normal Anda, menawarkan kesempatan untuk mempertimbangkan lagi bagaimana seharusnya memanfaatkan waktu Anda sebaik mungkin.
5. Anda stres dan tidak sehat
Apakah Anda mengalami insomnia, masalah kesehatan, atau bahkan depresi? Ini adalah sebuah tanda yang jelas bagi Anda untuk segera mengambil “jeda”. Jika hal yang merugikan mempengaruhi kesehatan Anda, maka saatnya mengatasi masalah sedari dini, sebelum semakin serius. Memang, memberikan kesempatan pada hal baru, seperti merencanakan perjalanan besar, mengubah karier, atau memulai sebuah proyek baru kerap membuat Anda bimbang dan sulit lepas dari zona aman. Namun, Anda harus ingat, jika hidup ini pendek dan sebentar, mengapa harus memperjuangkan sesuatu yang membuat Anda tidak bahagia, demi masa depan yang Anda pikir “sudah aman”?

 

Mengambil jeda untuk liburan dan beristirahat memungkinkan Anda hidup untuk saat ini dan membuat pilihan yang lebih baik. Selain itu, Anda juga memiliki ruang dan waktu untuk mempertimbangkan dengan benar segala alternatif dan keluar dari segala hal yang membuat Anda tak bahagia.

8 Hal Penting Menghadapi Kritik


8 Hal Penting Menghadapi Kritik

Apa yang biasanya tanggapan Anda ketika mendapat kritik dari keluarga, teman, atau atasan Anda? Marah? Sedih? Untuk menghadapi kritik yang ditujukan pada kita, perlu trik khusus. Ini dia 8 hal penting dalam menghadapi kritik yang bisa kita lakukan:

1. Tak ada yang sempurna. Setiap orang tentu punya kelebihan dan kekurangan. Tak ada yang sempurna. Jadi, terbukalah menerima masukan dari orang lain dan belajar dari setiap kesalahan. Hanya karena kita membuat kesalahan dan harus memperbaikinya, bukan berarti kita seorang loser. Seringkali rasa terluka atau rasa kesal akibat dikritik itu tidak terlalu menyakitkan bila kita tidak bersikap defensive.

2. Jangan ambil hati. Baik atasan atau rekan kerja yang mengritik kita, yakinlah bahwa mereka melakukannya, karena ingin kita bekerja lebih baik. Bukan karena mereka tak suka pada kita.

3. Terima kritikan dan saran. Kritikan yang datang kepada kita sifatnya membangun. Akan lebih baik jika kita mendengarkannya, agar tidak mengulangi kesalahan yang sama dua kali.

4. Bersimpatilah pada pengkritik. Karena hal ini bisa mencairkan situasi. Bagi sebagian orang, memberikan kritik sama sekali tidak menyenangkan. Bila hal ini terdengar keras untuk kita, bisa jadi sebenarnya hal ini juga tidak nyaman bagi atasan saat menyampaikannya.


5. Pertimbangkan sumbernya.
Siapa yang menyampaikan kritik tersebut, dan apa motivasinya? Jika kita merasa dikritik tanpa dasar, maka kita perlu menyampaikannya. Hal ini memang sulit, karena kita akan dianggap defensif. Bila ini yang terjadi, tak perlu langsung bereaksi. Pikirkan dulu hal-hal apa yang menjadi pembelaan, dan berikan argumen yang menunjukkan kekuatan kita.

6. Minta pengukuran yang spesifik. Jika kita diminta untuk melakukan perbaikan atau peningkatan hasil kerja, coba tanyakan pengukuran dan penilaiannya secara spesifik. Kita tidak bisa memenangkan balap lari bila tidak ada garis finish-nya bukan?

7. Positive thinking. Jika kita selalu memandang kritik sebagai sesuatu yang negatif, dan langsung tersinggung, kecewa, atau bertahan dengan argumentasi, kita akan menjadi orang yang kalah. Mulailah berpikir tentang kritik itu secara positif. Misalnya, kritik itu memang dibutuhkan karena kritik sering kali memberikan ide-ide baru yang tidak terduga.

8. Katakan terima kasih. Benar atau salah kritik yang disampaikan atasan, sampaikan terima kasih. Bagaimana pun, hal ini sebagai bentuk perhatian pada kita dan memberikan kesempatan bagi kita untuk belajar kembali.

3 Aturan Pinjaman Bank


3 Aturan Pinjaman Bank

Meminjam uang di Bank untuk keperluan modal usaha atau cicil properti pertama sebenarnya enggak dosa kok, asal tidak melanggar 3 aturan ini:

1. Besarnya cicilan lebih dari sepertiga gaji. Walau bank menyetujui, hati-hati besarnya cicilan pinjaman bisa membebani, terutama bila besarnya hampir setengah dari jumlah gaji. Ingat, cicilan biasanya tak lunas dalam beberapa bulan, butuh pengorbanan bertahun-tahun untuk melunasinya. Senang-senang duluan, susah payah kemudian? Jangan, deh.

2. Jangan sampai punya lebih dari 1 pinjaman. Alias gali lubang tutup lubang. Tandanya keuangan Anda sudah dalam taraf tidak sehat nih. Ingat, banyak utang akan membuat Anda sulit bahagia.

3. Status palsu. Saat mengisi form peminjaman, sebaiknya tuliskan data-data yang akurat, termasuk besarnya gaji. Sebab, sekali saja bank tahu kalau anda berbohong, Anda akan sulit dipercaya lagi.

8 Inspirational Movies


8 Inspirational Movies

Selain bisa dinikmati sebagai hiburan, sebenarnya ada pelajaran menarik dari setiap film yang bisa menjadi inspirasi, mulai dari soal cinta, karier, hingga keuangan.

CINTA
1. Sex & The City

Carrie pernah menjalin hubungan dengan seorang desainer furniture, Aidan. Dia merasa harus berubah demi Aidan dan menuruti semua keinginannya. Dia ingin menjadi perempuan seperti yang Aidan inginkan. Namun usahanya justru membuat dirinya tidak nyaman,  Carrie merasa tersiksa.
Inspirasi: Intinya, jangan pernah berubah untuk pria. Jika si dia memang jodoh kita, ia pasti akan mencintai diri kita apa adanya dan kita tak perlu menjadi orang lain hanya untuk menyenangkan dirinya. Lalu, jadilah seperti Carrie, perempuan single bahagia dan menghargai dirinya sendiri. Karena ketika kita begitu mencintai diri sendiri, percaya deh kita jadi tambah menarik dan seksi.

2. Up
Carl adalah tipe pria idaman yang penyayang dan setia. Meski menginginkan anak, Carl tetap menerima Ellie saat tahu istrinya tak bisa memberi anak. Bahkan Carl setia mendampingi dan merawat Ellie saat sakit di penghujung hidupnya. Carl tak pernah lupa mencium kening istrinya sebelum tidur.  Ia juga rajin menabung, karena berniat mengajak Ellie ke Paradise Falls. Meski Ellie tak sempat pergi ke sana, Carl tetap mewujudkannya dengan cara luar biasa.
Inspirasi: Kisah cinta sejati Carl dan Ellie sukses menginspirasi pasangan kekasih hingga kini. Kalau ingin tahu arti cinta sejati, bisa nih tonton film ini.

3. Twilight
Siapa yang tak jatuh cinta dengan pasangan Edward dan Bella? Banyak pasangan berharap, kisah cintanya akan seabadi kisah cinta mereka.  Salah satu pelajaran cinta dari film ini adalah saat Bella memutuskan menjadi vampire. Setelah menjadi vampire, ia sadar takkan bisa kembali menjadi manusia. Tetapi dalam kehidupan nyata, terkadang sulit untuk menjadi pasangan setia hingga maut memisahkan.
Inspirasi: “Pola pikir yang harus ada dalam sebuah hubungan adalah ketika Anda menemukan cinta, hargai itu, rawatlah, dan jangan pernah pamrih,” ujar Loise Deacon, penulis buku Twilight, True Love and You, Seven Secret to Finding Your Edward or Jacob.

KARIER
4. The Help

Menggambarkan perempuan yang berhasil bertahan di sebuah lingkungan yang penuh fanatisme dan penindasan dengan kepercayaan diri yang luar biasa juga elegan. Tapi, ketika atasannya yang kejam dan suka merendahkan, Abilane menemukan kekuatan dan akhirnya bangkit melawan.
Inspirasi: Nah, begitupun jika atasan mencoba membuat kita merasa tidak berharga, kita tidak harus terus menerima perlakuan itu. Hadapi dengan percaya diri, penuh keyakinan dan berkelas. Selama kita yakin telah menyelesaikan pekerjaan dengan baik, bersikap baik, dan tak pernah mengganggu orang lain, semestinya tak ada alasan bagi siapapun untuk melakukan tindak abusive.

5. Social Network
Melalui film ini, kita diajak untuk kilas balik melihat usaha dan perjuangan sukses pendiri Facebook, Mark Zuckerberg. Kita memang tidak perlu jadi orang yang paling populer di dunia, atau jadi orang yang paling berpengaruh untuk membuat sebuah perubahan. Terbukti, Zuckerberg yang minim teman, kini ide briliannya yang out of the box telah berhasil membuat terobosan untuk kemudahan berinteraksi dengan siapapun di belahan dunia manapun.
Inspirasi: Tak ada lagi alasan untuk takut atau tak percaya diri mengembangkan ide-ide brilian kita. Kalau tak dimulai, kesuksesan tak akan pernah datang.

6. Morning Glory
Jika kita punya kesempatan bekerja sesuai passion, kita cenderung rela melakukan apapun. Bukan hanya demi kesuksesan pribadi, tapi juga kesuksesan tempat kerja kita. Seperti dalam film ini, Becky Fuller berusaha keras membawa Daybreak, sebuah program TV pagi dengan rating rendah untuk menjadi sebuah program TV yang diperhitungkan.
Inspirasi: Kita bisa berkaca pada Becky, meskipun harus bekerja sama dengan orang paling menyebalkan dalam hidupnya, tapi demi tujuan kariernya ia mampu mengatasi itu, sehingga produktivitas timnya pun ikut meningkat. Dedikasinya tentu tak perlu dipertanyakan lagi.

KEUANGAN
7. Uptown Girls

Molly Gunn adalah anak dari keluarga kaya raya. Sebelumnya ia tak pernah memikirkan soal masa depannya termasuk soal keuangannya. Sampai ayahnya meninggal, ia diusir dari rumahnya dan menyadari bahwa ia tak punya uang sama sekali. Akhirnya ia pun bekerja sebagai pengasuh anak.
Inspirasi: Dari kisahnya ini, penting bagi kita untuk merencanakan target keuangan, jangka pendek maupun jangka panjang. Target inilah yang kemudian akan memotivasi kita menggunakan segala kemampuan, waktu, dan uang, untuk mencapainya.

8. The Aviator
Jutawan Howard Hughes senang menghambur-hamburkan uangnya untuk mewujudkan setiap keinginannya, mulai dari membuat film berbujet besar, membuat kapal terbang, sering mengadakan pesta-pesta mewah. Sampai ia dituduh menggelapkan uang negara untuk membiayai proyek pesawat terbang.
Inspirasi: Daripada membuang uang untuk gengsi, lebih baik manfaatkan untuk hal-hal yang memang kita butuhkan. Sesekali menyenangkan perasaan sendiri sah-sah saja. Tapi, jangan sampai kita hidup hanya untuk hari ini. Ingatlah masih ada kehidupan esok hari.

Es Kelapa Hitam Yang Bikin Tenggorokan Segar


Bukan kelapanya yang berwarna hitam, karena sampai saat ini memang belum pernah ditemui kelapa seperti itu. Kelapa hitam di sini dikarenakan campuran cincau di dalamnya yang secara tidak sengaja memberikan warna hitam pada minuman ini. membayangkan segarnya degan atau kelapa muda dan cincau, menu ini patut dicoba untuk buka puasa Anda.

Bahan:
200 gr cincau, dipotong dadu
200 gr gula merah atau gula jawa, disisir
250 gr santan yang agak kental
2 lbr daun pandan, dicuci bersih lalu disobek-sobek dan diikat
1 ujung sdt garam
1 btr kelapa muda, ambil dagingnya

Cara membuat:

  • Campur lalu rebus santan, gula merah, pandan dan garam. Aduk terus hingga mendidih agar tidak pecah.
  • Setelah mendidih, diamkan beberapa menit supaya dingin.
  • Masukkan cincau dan kelapa muda ke dalam gelas saji.
  • Tuangkan santan dalam gelas dan tambahkan es batu.
  • Es Kelapa Hitam siap segarkan buka Anda.

Do All You Can To Make Your Dreams Come True

FIVE STUDIO

Multi Media Digital Printing

Wellcome to My Blog

Tiada hal yang indah ketika apa yang kita bagi bermanfaat buat orang lain

Muhammad zakaria

MY SMILE FOR YOU SOME ONE

Struggle Life

Berjuang untuk kebaikan

dtinta

This Blog is 99% for Fun

LoriLoo

How great would life be if we lived a little, everyday?

selseya sely

welcome....di dunia imajinasi~

Radio Lombok

Blog radio SCBS Lombok berita, entertainmen, sports bola, karir, film dan musik

hastywords

Turning Tears and Laughter into Words

Ambling & Rambling

Scattered thoughts and general musings

Rumahku, Istanaku

There can be miracles, when you believe

Book of words

Books, reviews and all things worth reading

WakJoo

Hanya tulisan sederhana dari seseorang yang sedang belajar menulis,,,,

Qiink's World

a Blog filled with Fictions

Me (┌’,'┐) and My Journey !! (^▽^)/

All 'bout some interest, benefit, humour, and unuse word include here. being crazy funny girl to make u laugh,, i love cheerfull !! (~ˆ⌣ˆ)~ ~(ˆ⌣ˆ~) GO BLOGGER !! and WELCOME TO MY BLOG !! (/˘▽˘)/(˘▼˘)

the urban prehistorian

finding prehistory in unlikely places

Creative Thresholds

living borders

The Disorder Of Things

For the Relentless Criticism of All Existing Conditions Since 2010

...a can opener in a worm factory...

The skull beneath the skin: sex, food, subjectivities.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 644 pengikut lainnya.